Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik


Minggu, 28 Agustus 2016
Label: ,

[Theatre 61] Seni membentuk pohon adalah sebuah praktek yang memerlukan pelatihan kesabaran dimana membentuk tanaman hidup atau pohon kayu menjadi sebuah bentuk seni. Proses dalam karya seni membentuk pohon ini diperlukan juga kehati-hatian dalam mengatur cabang-cabang tumbuh pohon itu sendiri. Teknik seperti mencangkok, membungkuk, melilit, framing, tenun, memutar, mengepang, pemangkasan dan sebagainya dikerjakan agar menghasilkan bentuk pohon yang tidak wajar atau dibilang unik.

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Seni membentuk pohon sama saja halnya dengan patung yang hidup. Berbagi warisan bersama dengan praktek hortikultura dan seni pertanian lainnya, seperti bonsai, espalier, dan topiary, serta mempekerjakan beberapa teknik yang sama.

Baca Juga:

Sebuah fitur unik dan membedakan jelas dalam banyak contoh pekerjaan adalah penataan arah hidup batang, cabang, dan akar sehingga membentuk desain artistik atau struktur fungsional, misalnya menjadi sebuah kursi, meja, atau lainnya.

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Seni membentuk pohon telah dipraktekkan selama setidaknya beberapa ratus tahun, contohnya saja seperti jembatan akar hidup yang dibangun oleh orang-orang pada masa Perang-Khasi kuno wilayah Cherrapunjee di India. Jembatan akar ini hingga sekarang masih tetap dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut oleh orang-orang dari wilayah setempat.

Praktisi awal abad 20 dan pengrajin termasuk seorang bankir bernama John Krubsack, dan Axel Erlandson dengan karya pohon-pohon sirkusnya yang terkenal, dan landskap karya insinyur Arthur Wiechula merupakan karya seni yang menakjubkan. Belum lagi desainer kontemporer dari seniman Peter Cook dan Becky Northey, yang menyebut pekerjaan mereka sebagai "Pooktre".

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Karya Seni Membentuk Pohon yang Unik

Sementara itu, seorang ahli bedah pohon Richard Reames, yang menciptakan istilah "arborsculpture", dan desainer furnitur Chris Cattle, yang menggunakan frase "furniture tumbuh". Mereka semua merupakan para seniman yang ikut andil dalam kreasi membentuk pohon yang unik dan fungsional.

Anda mau mencobanya sendiri?? Harus sabar ya...

*******
Thanks
Theatre 61
Theatre 61


Recomended For You:

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

3 komentar:

  1. Wah, bagus-bagus hasilnya, mirip seperti seni merangkai bonsai, hanya saja butuh waktu lama untuk menunggu rangkaian pohon bisa seperti itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sob, butuh kesabaran dan hati2 agar cabang yang diatur tidak patah

      Hapus
  2. itu yg bentuknya kyk orang serem banget sob..

    BalasHapus